4 Fakta Penting Seputar Menu Sarapan Sehat untuk Anak

4 Fakta Penting Seputar Menu Sarapan Sehat untuk Anak

Anak membutuhkan asupan nutrisi yang bergizi guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang lebih baik seiring usia mereka. Jangan sampai Anda membiarkan si kecil pergi ke sekolah atau belajar di rumah tanpa sarapan lebih dahulu. Menu sarapan sehat untuk anak harus diperhatikan agar tubuh mereka tetap berenergi selama menjalani pembelajaran di sekolah. Di antara dua sumber karbohidrat nasi putih dan roti, mana yang lebih sehat?

Menu Sarapan Kaya Nutrisi untuk Anak Tercinta

Si kecil akan mengalami masalah konsentrasi bila tidak mendapatkan menu sarapan sehat untuk anak. Sebagian orangtua sering memberikan nasi atau roti sebagai sarapan karena dianggap memiliki karbohidrat yang menunjang rasa kenyang. Ada baiknya Anda memperhatikan ulasan singkat mengenai kandungan gizi antara roti dan nasi berikut :

1. Skor indeks glikemik

Nasi memiliki skor indeks glikemik 72, sedangkan roti memiliki indeks glikemik lebih tinggi sekitar 75. Meski nasi putih lebih rendah sedikit, tetapi kedua jenis makanan ini masuk kategori makanan dengan indeks glikemik tinggi.

2. Dampak indeks glikemik tinggi tidak baik untuk tubuh

Dengan indeks glikemik tinggi, nasi dan roti yang masuk ke dalam tubuh akan mudah dicerna dan berubah meningkatkan kadar gula darah lebih tinggi. Tentu anak-anak akan lebih mudah kenyang dalam sesaat, tetapi mereka juga lebih mudah lapar dibandingkan anak yang mendapat sarapan sehat yang kenyang lebih lama.

3. Perhatikan porsi yang wajar dengan menu seimbang

Nasi dan roti bisa menjadi sumber karbohidrat yang diperlukan tubuh yang diubah menjadi energi, selain sumber karbohidrat lain seperti ubi, kentang, singkong, dan sebagainya. Namun, pastikan Anda memberikan porsi yang wajar sebagai menu sarapan dengan diimbangi asupan nutrisi lain seperti lauk ikan, sayuran, telur, dan buah. Asupan sarapan yang kaya nutrisi mendukung si kecil lebih sehat dan kenyang lebih lama, lho!

4. Mengatur porsi

Porsi yang besar tidak menjamin anak akan tumbuh menjadi anak yang sehat, malah bisa berdampak pada peningkatan berat badan yang berlebihan. Ada baiknya Anda memberi porsi kecil dengan jumlah nutrisi yang seimbang.

Buat saja sarapan dengan beberapa bagian yang berisi sumber karbohidrat, bagian protein, bagian lemak tak jenuh, buah dan sayuran, serta minuman sehat. Anda bisa memberikan asupan segelas susu coklat yang bisa menjadi sumber energi terbaik selain minum air putih  secara rutin.

Memberikan menu sarapan sehat untuk anak bisa menjadi sumber energi belajar seharian sekaligus mengurangi risiko anak ngemil tidak sehat selama di sekolah. Apalagi makanan dan minuman yang dijajakan di pinggir jalan dekat sekolah bukan pilihan tepat sebab tidak sehat, kurang terjaga kebersihannya dan mengandung lemak tinggi. Biasakan anak selalu sarapan setiap hari agar mereka bisa tumbuh dan berkembang lebih optimal sesuai usia, ya!

Related Posts